6 Cara Membuat Berita untuk Pemula yang Baik dan Benar, Mudah Dipraktikkan

  • BACA TULIS
  • Selasa, 1 Februari 2022 | 13:50 WIB
foto

Foto: Ilustrasi

Pengetahuan dasar mengenai cara menulis dengan gaya jurnalistik dinilai sangat penting.

Perkembangan teknologi membuat berita memiliki berbagai macam bentuk penyajian meskipun pada prinsip penulisannya tetap berpegang pada aturan-aturan terdahulu atau sebenarnya tidak ada aturan yang pasti namun berbasis pada kebenaran dan fakta.

Dulunya media lumrah disajikan dalam lembaran koran yang lebar dan dibaca dengan membelinya terlebih dahulu di pedagang di sepanjang jalan. Namun dunia bergerak begitu cepat, berita muncul di radio, di televisi, bahkan kini berita muncul beberapa detik di layar ponsel ketika kita membutuhkannya tanpa mengeluarkan biaya kecuali paket data.

Tak hanya itu, muncul media alternatif yang semakin massif beserta orang-orang individu yang menyebarkan berita langsung dari apa yang mereka alami tanpa harus mereka menjadi seorang jurnalis maupun wartawan di sebuah media. Sebenarnya ini bukan hal baru, namun wadahnya yang semakin mudah dan beragam semakin banyak memunculkan jurnalisme warga.

Jurnalisme warga melibatkan individu pribadi, yang biasanya konsumen jurnalisme, menghasilkan konten berita mereka sendiri. Warga mengumpulkan, melaporkan, menganalisis, dan menyebarkan berita dan informasi, seperti yang dilakukan jurnalis profesional, menciptakan apa yang dikenal sebagai konten buatan pengguna.

Namun meski demikian, cara membuat berita yang baik dan benar tidak bisa sembarangan. Berikut merdeka.com merangkum cara membuat berita untuk pemula yang baik dan benar:

Judul

Cara menulis berita yang benar dan baik bisa dimulai dari judul atau topiknya, meski ini bisa direvisi sepanjang kepenulisan. Judul berita harus menarik dan to the point.

Selain singkat, padat, dan jelas, judul hendaknya bisa menggelitik rasa penasaran seseorang untuk mau membaca berita tersebut. Misalnya saja sebagai berikut:

Menulis Lead

Bagian terpenting dari setiap berita adalah lead, yang merupakan kalimat pertama dari sebuah berita. Di dalamnya, penulis merangkum poin-poin yang paling layak diberitakan dari cerita dalam sapuan kuas yang luas.

sebuah lead ditulis dengan baik, itu akan memberi pembaca ide dasar tentang apa cerita itu, bahkan jika mereka melewatkan sisa cerita.

Contoh: Dua orang tewas dalam kebakaran rumah petak di Northeast Philadelphia tadi malam.

Jelas ada lebih banyak cerita ini, apa yang menyebabkan kebakaran? Siapa yang dibunuh? Di mana alamat rumah petak itu? Tapi dari lede ini, Anda mendapatkan dasar-dasarnya: dua orang tewas, kebakaran rumah petak, dan Philadelphia timur laut.

"5 W dan H"

Cara membuat berita selanjutnya adalah tidak lupa memasukkan semua unsur 5W + H. Siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. Cerita tentang siapa? Tentang apa ini? Di mana itu terjadi? Dan seterusnya.

Terkadang, salah satu jawaban itu akan lebih menarik daripada yang lain. Katakanlah Anda sedang menulis cerita tentang seorang selebriti yang terluka dalam kecelakaan mobil. Jelas, yang membuat cerita ini menarik adalah fakta bahwa seorang selebriti terlibat. Sebuah kecelakaan mobil dalam dan dari dirinya sendiri adalah umum. Jadi dalam contoh ini, Anda ingin menekankan aspek "siapa" dari cerita di lead Anda seperti yang dilansir dari Thought.Co.

Format Piramida Terbalik

Setelah lead, sisa berita ditulis dalam format piramida terbalik. Ini berarti bahwa informasi yang paling penting berada di bagian atas (awal berita) dan detail yang paling tidak penting berada di bagian bawah.

Kita melakukan ini karena beberapa alasan. Pertama, pembaca memiliki waktu yang terbatas dan rentang perhatian yang pendek, jadi masuk akal untuk menempatkan berita terpenting di awal cerita, meskipun ada jenis-jenis berita yang memang ditulis panjang untuk memberikan informasi yang lengkap.

Kedua, format ini memungkinkan editor untuk mempersingkat cerita dengan cepat jika diperlukan. Jauh lebih mudah untuk memangkas sebuah berita jika Anda tahu bahwa informasi yang paling tidak penting ada di bagian akhir.

Penulis: Administrator
Editor: Ibnu
©2022 SMP Negeri 24 Bandung

Bagikan melalui: